[Travel] Singapore Trip (3) : The Mitraa and The Garden

Merlion udah.. Orchard Rd udah.. Capek? udah.. Hahahaha
Mau lanjut jalan-jalan? Ya pasti laah.. Tapi adek nggak sanggup nanggung beban di pundak ini bang.. :'(

Semenjak touchdown Changi tadi pagi lalu jalan kaki kesana kemari sampe sore masih nggendong tas.. Huhuhuhu Sesuai itinerary yang udah dibuat, setelah dari Orchard kami kemudian menuju penginapan..
Kami menginap di The Mitraa (kerabatnya Mitraa Inn, serupa tapi tak sama) di Race Course Road.. Nggak terlalu jauh dari kawasan Little India.. Dari stasiun Orchard naik North-South Line (merah) yang ke arah Marina South Pier turun di Dhoby Ghaut buat transit.. Kemudian pindah kereta yang Nort-East Line (ungu) arah Punggol dan turun di stasiun Farrer Park.. Keluar stasiun melalui exit F kemudian belok kiri dan masih harus jalan kaki +/- 700 m untuk sampai di The Mitraa..

The Mitraa
Kami tahu The Mitraa ini dari situs traveloka.. Pilih-pilih yang sesuai budget tapi juga lihat-lihat review sebelumnya.. Dan terpilih lah The Mitraa sebagai tempat bobok cantik selama di Singapore.. Sesuai sama review-review yang pernah kita baca, The Mitraa ini punya resepsionis yang friendly banget.. Baru dateng kami udah disambutnya dengan ramah.. Setelah ngurus check in kami kemudian diantar ke kamar kami yang ada di lantai 2.. Kami menyewa kamar yang berisi 6 tempat tidur.. Sebelumnya kami sudah mengirim email untuk memastikan agar 1 kamar itu hanya dipakai buat kelompok kita aja.. Biar nggak dicampur sama pengunjung lain gitu, karena judulnya shared dormitory.. Dan respon mereka sangat baik.. *kasih jempol*
Menurut saya sih recommended.. Dengan harga 200 ribuan rupiah per malam per orang kita udah bisa tidur nyaman dan tenang.. Meskipun kamar mandinya harus share dan berada di luar kamar tapi lumayan bersih kok.. Wifi-nya juga kenceng meskipun di dalam kamar.. Paginya dapet sarapan juga, ada roti tawar, teh, kopi dan pisang.. Pokoknya nggak ada masalah berarti lah selama menginap disana.. Yang paling berkesan ya si resepsionisnya yang terkenal ramah banget ini.. Beberapa kali dia mencoba memanggil nama saya tapi nggak pernah bener.. Hahahaha Waktu checkout paginya pun saya sempetin foto bareng.. Oiya, abis diingetin temen, namanya Sebastian.. :)

Race Course Road
ini kamar yang kami tempati
Me and Sebastian
Malam harinya setelah drop barang dan mandi terus dandan cantik, kami melanjutkan perjalanan lagi.. Pertama harus isi perut dulu.. Kami keluar pukul 7 malam menuju Little India yang hanya berjarak 1 stasiun setelah Farrer Park.. Keluar dari stasiun Little India, ada kayak pasar gitu.. Banyak toko-toko dan tempat makan.. Akhirnya kami menemukan semacam food court.. Isinya banyak banget pilihan makanan, dari chinese food, masakan timur tengah, masakan melayu, Indonesia, bahkan kami melihat ada menu es cendol disana.. hahahaha Kami pesan nasi briyani di Hanifa's Briyani Specialist, disajikannya dengan nampan dan dilapisi kertas minyak.. Dengan harga kira-kira 5 dollar, kami dapet nasi dan ayam dengan porsi besar -bagi saya-.. Kenyang lah pokoknya..

food court di Little India

Hanifa's Briyani Specialist
Chicken Briyani
Perut aman, perjalanan pun kami lanjutkan.. Malam ini tujuan kami adalah Gardens by the Bay.. Dari stasiun Little India naik saja Downtown Line (biru) ke arah China Town dan turun di stasiun Bayfront.. Kemudian cari saja penunjuk arah menuju Gardens by the Bay.. Agak lucu sih karena sebenarnya siang tadi saat di Merlion kami sudah dekat.. Tapi karena kami mau lihat Garden Rhapsody, pertunjukan koreografi cahaya dan suara di antara Supertrees, jadi kami memutuskan untuk berkunjung pada malam harinya.. Jadwal pertunjukannya yaitu jam 7.45 dan 8.45.. Kami sampai di sana pukul 8.. Tepat setelah pertunjukkan pertama selesai.. Sambil nunggu pertunjukkan berikutnya akhirnya kami foto-foto lah di sekitar taman dengan background Marina Bay Sands (yang mengagumkan itu) dan Singapore flyer pada malam hari..

Dan ternyata menunggu 45 menit itu bukan waktu yang lama kalo dihabisin buat foto-foto.. hahaha Waktu pertunjukkan kedua pun dimulai, dan kami pun menikmati pertunjukkan di tepi Dragon Fly Lake.

Jalan menuju Gardens by the bay
Gardens by the bay 
Marina Bay Sands
Singapore flyer di malam hari dari gardens by the bay
supertree
Garden Rhapsody #1
Garden Rhapsody #2
Selesai nonton kami kemudian jalan-jalan di sekitar taman sebentar dan kemudian memutuskan untuk pulang ke penginapan.. Kami sempat berencana ingin kembali ke sini pada esok harinya karena masih banyak spot di taman ini yang belum kami kunjungi dan sepertinya akan lebih indah dinikmati pada pagi atau siang hari.. Namun ternyata hanyalah wacana, hahahaha Kapan-kapan kalo ke Singapur lagi harus menamatkan perjalanan keliling taman terbesar ini.. Harus.. :D Semoga di trip berikutnya bisa kasih info tentang Gardens by the bay lebih lengkap lagi yaa.. *noted*

Oiya sebelum kembali ke penginapan, kami mampir ke Mustafa Centre buat belanja oleh-oleh.. Soal belanjanya akan saya ceritakan di post selanjutnya.. Tapi yang lucu pada malam itu adalah perjalanan pulang dari Mustafa Centre ke penginapannya.. Sebelumnya kami berencana akan naik taksi karena udah kebayang bakalan bawa banyak belanjaan begitu keluar dari Mustafa.. Tapi ternyata susah banget buat nyari taksi yang kosong.. Setelah berjalan ke jalan utama dan ketemu halte tempat taksi berhenti ternyata harus antri panjang.. Padahal sebenarnya penginapan kami tidak jauh dari situ.. Sekitar 1 km mungkin.. Kalau dibayangin harus jalan kaki sejauh itu, mengingat telapak kaki udah sakit banget karena jalan seharian ditambah bawaan belanjaan yang berat rasanya nggak sanggup.. Tapi karena sudah lewat tengah malam dan cari taksi juga ngga dapet-dapet akhirnya kami memutuskan untuk berjalan kaki pulang ke penginapan dengan tenaga seadanya.. Hahahaha













[Travel] Singapore Trip (2) : Merlion to Orchard

Me and Merlion
Lanjut yaaa jalan-jalan ke Singapore nyaa... *baca cerita sebelumnya disini
Tujuan pertama kami di Spore adalah landmark utamanya.. Si patung singa, Merlion.. Dari Changi kami naik MRT ke stasiun Tanah Merah.. Dari St. Tanah Merah kemudian naik East-West Line (hijau) yang ke arah Joo Koon, berhenti di stasiun Raffles Place..

suasana dalam MRT
Siang itu kira-kira pukul 11, kami sampai di stasiun Raffles Place, keluar melalui exit H dan masih harus berjalan untuk sampai di Merlion Park dimana si patung singa berada.. Sebenernya nggak terlalu jauh jalan kaki dari stasiun ke Merlion Park.. Bisa lewat jalan besar kemudian ketemu lampu merah dan nyebrang lalu turun dan sampai.. Tapi kali ini kami memilih jalan memutar.. Agak jauh sih tapi banyak view yang bisa ketangkep.. 

Keluar stasiun kami belok ke kanan.. Jalan sedikit dan kalian akan menemukan Singapore River.. Belok lagi ke kanan dan akan terlihat Fullerton Hotel berdiri gagah di sana.. Kalian juga bisa melihat Cavenagh Bridge.. Konon ini adalah jembatan tertua di Singapore.. Tapi nggak kelihatan jembatan tua sih.. Keren soalnya.. Kami sengaja muter lagi dan memutuskan untuk melintasi jembatan ini.. Sampailah kami di depan Asian Civilisations Museum.. Kami nggak masuk sih cuma foto-foto di depannya aja.. Itu pun udah makan waktu lama padahal belum jadi sampai merlionnya.. Hahahaha Dari ACM berjalan ke arah utara (kalo ga salah).. Sebelahnya ada Victoria Theatre & Concert Hall.. Cuma numpang lewat juga disini.. Di belakang ACM ada Raffles Landing Site.. Sebelum berangkat sebenernya saya pengen liat tempatnya, tapi akhirnya nggak jadi.. *catet buat trip berikutnya*

Singapore River

jalan di tepian Singapore River
Fullerton Hotel
Cavenagh Bridge #1
Cavenagh Bridge #2
Asian Civilisations Museum
Halaman ACM #1
Halaman ACM #2
Victoria Theatre and Concert Hall
Perjalanan kami lanjutkan karena si patung singa belum ketemu juga.. Kami kemudian berjalan melewati Anderson Bridge kemudian bertemu jalan raya besar dan kami menyeberang ke arah One Fullerton.. Sebenarnya bisa saja kami tidak perlu menyeberang jalan raya karena ada jalan di bawahnya.. Tapi waktu berangkat kami belum tahu.. hahaha Tapi ya sudahlah.. Jadi bisa dapet pemandangan jalan raya Singapura.. *menghibur diri* Setelah nyebrang Esplanade Drive tinggal turun tangga dan langsung ketemu merlion.. Tapi lagi-lagi kami berputar lewat Esplanade Bridge karena banyak view yang sayang untuk dilewatkan.. Dari area itu kita bisa lihat Esplanade Theatre, Singapore flyer, Art Science Museum, Marina Bay Sands dan Merlion itu sendiri.. Siang itu panas terik menyengat dan lupa pakai sunblock.. Tapi itu nggak menghalangi kami buat foto-foto.. Hahahaha Harus banget dooong, karena belum ke Singapura kalo belum foto sama Merlion.. 

Anderson Bridge

nggak tau fokusnya ke tanda jalan atau belakangnya :P

ini yang namanya pemandangan jalan raya

Esplande Bridge dan Esplanade Theatre (pusat seni pertunjukan di Singapura)
Singapore Flyer dan Marina Bay Sands
Merlion
Merlion dari jauh

Patung singa berbadan ikan yang memiliki tinggi 8,6 meter dan berat 70 ton ini pertama kali dirancang oleh Mr. Fraser Brunner pada tahun 1964 sebagai lambang Singapore Tourist Promotion Board (STPB).. Dibangun oleh Mr. Lim Nang Seng dan diresmikan di muara suangai Singapura pada tahun 1972 oleh Perdana Menteri Lee Kuan Yew.. Patung ini kemudian difungsikan untuk menyambut semua pengunjung yang datang ke Singapura.. Oiya, dulu saat diresmikan posisinya bukan di tempatnya sekarang.. Setelah pembangunan Esplanade Bridge, akhirnya merlion direlokasi sejauh 120 meter pada tahun 2002 ke singgasananya yang sekarang.. 

Cerita singkat mengenai Merlion.. Tubuh ikannya melambangkan awal Singapura yangsederhana sebagai sebuah desa nelayan yang disebut Temasek, yang berarti 'kota laut' dalam bahasa Jawa Kuno.. Sedangkan kepalanya mencerminkan nama asli negara ini, Singapura, atau 'kota singa' dalam bahasa Melayu.. (sumber : www.yoursingapore.com )

Merlion juga punya anak yang berada di belakangnya, masih ada di Merlion Park juga sih.. Tingginya 2 meter dengan berat 3 ton.. Seinget saya, saya pernah ambil fotonya tapi dicari-cari kok nggak ketemu.. hehehe Selain di sini, merlion juga punya 'kembaran' yang berada di Sentosa Island, Tourism Court dan Mount Faber.. Nah bisa masuk list buat trip berikutnya lagi.. 



Baru berapa jam di sini rasanya foto kami sudah ratusan.. Setelah capek panas-panasan akhirnya perut mulai berontak juga.. Terakhir makan kan waktu masih di Jakarta, itu pun masih pagi buta.. Akhirnya kami makan di Toast Junction. lokasinya di kolong jalan Esplanade.. Tapi jangan dibayangin kaya kolong jalan di Jakarta yaa :P Ini yang paling saya suka kalau di luar negeri -yang pernah saya kunjungi-.. Kebersihannya luar biasa.. Saya pesan makan Mee Rebus.. Penampakannya ada foto di bawah *bayanginnya udah kaya Indomie rebus* Kuah karinya kental dan bumbunya kerasa banget.. Lumayan enak sih, cuma sedikit eneg.. Harganya 5,50 dolar Singapura.. 

makan dulu di Toast Junction


Mee Rebus
 

Sudah pukul 2 dan sudah kenyang.. Kami akhirnya meninggalkan Merlion Park untuk menuju ke tempat selanjutnya.. Sebelumnya kami sempat rundingan dulu nih.. Kalau di itinerary harusnya kami ke Marina Bay.. Tapi kan beberapa udah keliatan dari merlion jadi kita skip dan memutuskan untuk ke Orchard Road dulu -yang seharusnya dijadwalkan besok pagi- yang searah dengan penginapan kami.. Nah baliknya ke stasiun ini baru kami lewat terowongan.. Jadi jalan yang dilalui waktu berangkat dan pulangnya sedikit berbeda, biar afdol :P


Untuk ke Orchard Road, dari stasiun Raffles Place kami naik North-South Line (merah) ke arah Jurong East dan turun di stasiun Orchard dan keluar melalui exit E.. Sepanjang Orchard road ini isinya shopping center semua, seperti Ion Orchard, Lucky Plaza, The Paragon, Tangs, Wisma Atria, Ngee Ann City dan masih banyak lagi.. Surga belanja sebenarnya, tapi kalo cuma mall mah di Jakarta juga buanyaaakk.. Kami keluar masuk beberapa mall cuma buat menemukan mushola, dan hasilnya nihil.. Ternyata nggak segampang di Malaysia buat nyari tempat sholat.. Beruntung kami bertemu mbak-mbak pakai jilbab, dan dikasih tahu kalau ada masjid di belakang Paragon.. Setelah kami cari-cari ternyata Paragon ada di jalan seberang.. Karena capek jalan akhirnya kami cari tempat duduk dan foto-foto lagiii.. Nggak sengaja di dekat kami duduk ada sevel (depan Ngee Ann City).. Dari tadi sampai bandara juga kami udah cari-cari sevel untuk beli sim card provider lokal biar tetep bisa internetan selama di Singapore.. Namanya Singtel, harganya SGD 15 berlaku selama 5 hari.. Kami belinya patungan, iya lah karena kami cukup beli 1 dan dipakai berenam..


Orchard Rd #1

Orchard Rd #2

Orchard Rd #3

Singtel

Saya sebenernya punya satu misi di Orchard road ini.. Apalagi kalau bukan makan es krim Singapur yang terkenal itu.. Akhirnya ketemu lah penjual ice cream sandwich di Orchard road ini.. Harganya SGD 1,20 Rasanya? Jangan tanya.. Enak bangeeett.. Saya aja pengen beli lagi.. hahahaha Sebenernya biasa aja sih cuma kaya es potong yang dimakan sama roti tawar.. Tapi apa yaa, bagi saya es krimnya itu lembut banget dan ga gampang leleh.. Enak lah pokoknya.. Tadinya saya mau ambil foto penjualnya pas lagi ngambilin es krimnya.. Eh gataunya dia marah, bilang nggak boleh foto.. Yaudah saya ambil foto dia dari belakang aja.. :P

Ice Cream Sandwich Orchard
Kakek penjual es krim tampak belakang :P
Habis makan es krim kami kemudian jalan menyeberang untuk menemukan Masjid Al-Falah.. Nggak sulit kok mencarinya.. Memang tidak di pinggir jalan utama sih, tapi ada petunjuk arahnya.. Yang penting ketemu Paragon aja pasti ketemu masjid ini juga.. Alhamdulillah bisa sholat dengan tenang dan sempet istirahat selonjoran setelah jalan-jalan setengah hari..

Masjid Al-Falah
Dari Orchard Road kami kemudian menuju penginapan buat drop barang dan bersih-bersih badan.. Kucel muka adek, bang..

Ceritanya masih panjang lhoo.. Dilanjut di post berikutnya yaa..


[Travel] Singapore Trip (1) : Soetta to Changi

Traveling lagiiiii.. 
Awal Maret kemarin saya dan lima teman lainnya main-main nih ke negara tetangga, Singapura.. Kali ini kami cuma ber-enam dan semuanya diurusin sendiri, yaa semoga postingan kali ini bisa lebih detail ceritanya.. Late post sih karena udah sebulan lebih baru sempet ditulis.. Karena abis jalan-jalan ada acara family gathering kantor, lalu diklat 2 minggu, lanjut dinas Mamuju 10 hari dan terkahir abis dikejar-kejar auditor.. Fiuuh *blogger sibuk* Tapi sekarang udah bisa duduk tenang buat nulis kook..

Mulai dari persiapannya yaa.. Kami booking tiket pesawat dan penginapan dari bulan Januari.. Nggak yang mahal-mahal laah.. Tiket pesawat PP Jakarta-Singapore 800 ribuan rupiah.. Penginapan juga nggak perlu yang berbintang kejora, cukup hostel dengan harga 200 ribuan per malamnya.. Terakhir tukar dollar Singapura buat 'sangu' selama di sana, tentu saja disesuaikan sama kebutuhan dan kantong masing-masing.. Dan yang nggak boleh ketinggalan adalah nyusun itinerary.. Buat saya ini penting banget, biar nggak kaya orang ilang nanti di tanah orang sekaligus kita bisa perkirakan budget wajib seperti biaya transportasi dan makan, yang harus disiapkan biar tetep sehat, tetep semangat, supaya tetep bisa jalan-jalan dan makan-makan, pokoke maknyuuusss.. :P

Apa aja sih yang harus ada di itinerary?
Pertama tentukan dulu tempat-tempat yang mau kita kunjungi.. Jangan lupa siapkan peta transportasi umum yang ada di sana.. Selama di negri Singa kami menggunakan MRT dan LRT, dan ini benar-benar bisa diandalkan banget buat pergi kesana-kemari.. Urutkan tempat-tempat yang akan dikunjungi berdasarkan jalur MRTnya.. Kedua, rute perjalanan dan estimasi waktunya, baik itu waktu untuk perjalanan maupun waktu selama berada di lokasi wisata.. Coba cek gothere.sg semacam google maps tapi sudah dilengkapi dengan rute public transportation di Singapore beserta estimasi waktu dan cost-nya.. Saya kasih bocoran yaa.. Estimasi waktu di gothere itu udah maksimal karena memperhitungkan waktu menunggu keretanya.. Pada kenyataannya bakal lebih cepat.. Terakhir, cantumkan juga keterangan tambahan, seperti dimana teradapat tempat sholat, tempat makan dan apa saja yang bisa dilakukan di tempat-tempat tersebut.. Ini gambaran itinerary kami kemarin buat 2 hari di Singapore.. Oiya, itinerary bukan harga mati, karena kenyataannya bisa saja berubah menyesuaikan situasi kondisi perut dan kaki.. Hahahaha


Persiapan sudah, waktunya berangkaaattt..
Kami ambil flight pagi dari Jakarta, dan pagi itu langit Jakarta mendung gelap bahkan sempet hujan deras.. Waaahh, udah panik aja takut di Singapore juga hujan, bisa berantakan laah jalan-jalan kitaa.. Alhamdulillah, sampai di Singapore dengan selamat dan disambut cuaca cerah, cenderung panas malah.. Dari terminal 1 Changi Airport kami naik skytrain ke terminal 2 dimana terdapat stasiun MRT.. Karena selama 2 hari di sana kami akan banyak menggunakan transportasi umum jadi kami beli Singapore Tourist Pass untuk 2 hari.. Harganya SGD 26 (SGD 10 untuk deposit dan bisa di refund).. STP ini bisa dipakai untuk semua MRT, LRT dan public bus.. Belinya di counter Transitlink yang ada di stasiun MRT Changi Airport.. For more info, silakan cek www.thesingaporetouristpass.com.sg . Setelah antri panjang akhirnya STP pun di tangan dan kami siap berkelana mendaki gunung lewati lembah.. Hahaha

Terminal 1 Changi Airport
Jam Operasional Transitlink

Counter Transitlink di Changi Airport

dan ini antriannya

Bisa juga beli tiket di mesin ini tapi hanya untuk one trip

Peta MRT

STP sudah di tangaan~

Satu lagi, jangan lupa ambil tourist maps yang banyak dijumpai di bandara.. Ambil aja semuaa, gratis kok.. Suka yang gratis-gratis kan? :P
Kalaupun nggak sempat ambil peta, tenang aja.. Penunjuk arah di sana banyak banget dan ada di semua tempat.. Termasuk peta rute transportasi umum juga pasti ada di area stasiun dan halte bus.. Pokoknya semua jelas banget.. Dan ini yang bikin saya jadi pengen liburan lagi ke Singapura sendirian.. Kayaknya seru.. hahaha

Baru sampe touch down Airport aja udah panjang.. Jalan-jalan di Spore nya dibahas di post berikutnya aja ya.. See you... :*






[Recipe] Bakpao Maizena

Berawal dari pengen makan cemilan yang anget-anget pas musim hujan gini.. Akhirnya coba bikin bakpao.. Browsing-browsing nemu beberapa resep tapi tetep dipilih yang paling simpel dan bahannya udah siap semua, hehehe.. Resep asli milik Tutty Fruty yang saya ambil dari cookpad.. Dan berhubung masih tinggal sendiri jadi takaran disesuaikan laah.. 100 gram (10 sdm) tepung terigu jadi 4 buah bakpao yang sexy dan empuk banget, bahkan saat udah dingin.. Seneng banget dong yaa, baru pertama kali bikin jadinya udah tjakep gituu.. 

Bakpao Maizena



Bahan biang :

1/2 sdt fermipan
1/2 sdm gula pasir
50 ml air hangat

Bahan baakpao :

10 sdm tepung terigu
2 sdm maizena
1 sdm gula pasir
1 sdm margarin

Isi :

Kacang merah/coklat/sesuai selera

Cara membuat :

- Campur bahan biang, biarkan 8 menit sampai berbusa.
- Campur semua bahan bakpao, aduk rata.
- Masukkan bahan biang dan uleni hingga kalis.
- Tutup adonan dengan plastik wrap/serbet basah, diamkan 1 jam hingga mengembang.
- Setelah adonan mengembang 2 kali lipat, kempiskan.
- Bagi adonan menjadi bulatan-bulatan (saya bagi menjadi 4 bagian). Tutup kembali dan diamkan selama 10 menit.
- Selanjutnya isi tiap bulatan dengan bahan isi dan alasi dengan kertas kue. Tutup lagi dan diamkan 30 menit agar mengembang.
- Terakhir, kukus selama 15 menit.
- Angkat dan sajikan.

:)

[Recipe] Mochi

Masih ada stok tepung ketan dan bingung mau dibikin apa.. Dulu beli tepung ketan emang sengaja mau bikin mochi, tapi percobaan pertama gagal total.. Terlalu keras jadi nggak bisa dibentuk.. Akhirnya kebuang deh.. Sempet males mau nyoba lagi tapi ya sayang tepungnya yang masih banyak.. Cari-cari resep lain di cookpad dapetlah resep ini.. Seperti biasa, saya bikin setengah resep dari resep aslinya dengan sedikit perubahan.. Dan akhirnya berhasiiilll.. Ternyata emang susah sih, apalagi bagian bentuk setelah dimasukkan isinya.. Tapi not bad laah..


Mochi

Bahan :

7 sdm tepung ketan putih
3,5 sdm gula pasir
100 ml susu cair
Tepung ketan sangrai untuk baluran
4 tetes pewarna (optional)

Cara membuat :

- Sangrai sebagian tepung ketan hingga lembut.. Sisihkan untuk baluran..
- Dalam wadah lain, campur tepung ketan (yang tidak disangrai) dan gula pasir.. Masukkan susu cair sambil diaduk hingga tercampur rata..
- Tuang dalam wadah yang lebar yang telah diolesi minyak..
- Kukus selama 15 menit..
- Angkat dan pindahkan di atas meja yang telah diberi tepung sangrai..
- Pipihkan adonan.. Potong-potong sesuai selera dan beri isi.. Sajikan..

:)